Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Abah’ Category

Cerita Tentang Akar – Kenangan kepada wartawan dan pendiri Tempo, Yusril Djalinus (1944-2009)

By Iwan Abdulrachman
Sahabat
Yusril Djalinus, bagi saya, adalah akar. Dia tidak dikenali orang dengan gegap gempita. Tapi, tanpa dia, sebatang pohon tidak bisa tumbuh. Saya memahami hal ini selama bergaul dengannya dan juga setelah mendengar cerita teman-teman di Tempo.

Read Full Post »

Catatan Abah dalam World Lupus Day 9 Mei 2009 | 9 PM di Dago Tea House, di depan para Odapus:
Saya yakin bukan suatu kebetulan beberapa tahun yang lalu saya menuliskan sebuah lagu yang berjudul Dhuha. Mungkin lagu itu lahir melalui saya karena akan dijadikan malam ini untuk saudara-saudara. Lagu itu akan saya nyanyikan sebagai hadiah, [...]

Read Full Post »

Bandung – Kupu-kupu, pesonanya menjadi tema dasar suguhan para seniman dalam Morning Light, Sabtu (9/5/2009). Menjadi simbol keindahan dari para Odapus (orang dengan penyakit lupus) atas perjuangan mereka untuk mempertahankan hidup.

Read Full Post »

Keberanian Odapus

Morning Light: Penghargaan dan Penghormatan Para Seniman Bagi Para Odapus (Sabtu, 9 Mei 2009)
Teater Tertutup Dago Tea House, Bandung
Berikut pengantar dari kang Aat Soeratin:
“Para odapus mengajarkan kepada kita tentang keikhlasan menerima anugerah maupun musibah Allah SWT. Dengan ringan dan sumringah mereka bisa berkata bahwa “penyakit lupus” bukan lah musibah yang harus diratapi sepanjang usia melainkan [...]

Read Full Post »

Senin, 11 Mei 2009 | 18:36 WIB
KOMPAS.com — Mungkin tidak banyak musisi dan seniman seperti Iwan Abdulrachman, atau lebih dikenal dengan sebutan Abah Iwan (62). Kecintaan dan kepeduliannya tidak hanya kepada lingkungan hidup, tetapi juga kepada orang-orang dengan lupus (odapus). Lupus atau Systemic Lupus Erythematosus, adalah penyakit yang belum banyak diketahui masyarakat. Jika terlambat diketahui, [...]

Read Full Post »

Melihat perilaku elite politik belakangan ini, tampaknya penyanyi dan pencipta lagu Iwan Abdulrachman (62) menjadi gundah. Oleh sebab itu saat tampil solo membawakan lagu-lagu balada perjuangan pada acara peresmian monumen Trikora dan Dwikora di pintu utama markas besar TNI di Cilangkap, Jakarta Timur, pekan lalu, Abah, panggilannya, menyampaikan unek-uneknya.

Read Full Post »

Hari Selasa, 30 Desember 2008, Gedung Kesenian UNPAD “Balai Budaya Padjadjaran” yang bertempat di Jl. Dipati Ukur, Bandung, resmi dibuka oleh Rektor Prof. Ganjar Kurnia.
Di malam perdananya, beliau mengundang Abah Iwan Abdulrachman untuk melakukan Konser Tunggal dengan tema “Renungan Akhir Tahun”.
“Gedung Kesenian UNPAD ini dibuka dengan Bismillah; Diharapkan memancarkan kebaikan,” Abah memulai konser [...]

Read Full Post »

Reuni Taruna AKABRI Angkatan 1973 – UNPAD – TRISAKTI 19 Desember 2008
Tahun 1970-an di Indonesia terjadi masa awal perpecahan dua generasi muda elit (elit mahasiswa atau sipil, dan elit tentara atau militer). Saat itu pemuda sipil, termasuk mahasiswa, dilarang membawa senjata. Sering dilakukan razia oleh polisi (muda) dengan cara memasukkan mulut botol ke pipa celana. Saat [...]

Read Full Post »

Abah dalam diskusi dengan PPSDMS Yayasan Bina Nurul Fikri  Angkatan IV, pada tanggal 27 Desember 2008.
 
ALHAMDULILLAH! Serasa pikiran diguyur ilmu; Qalbu diguyur hikmah.
Rizki dari Allah SWT dapat mengikuti diskusi antara Abah dan mahasiswa PPSDMS (Program Pembinaan Sumber Daya Manusia Strategis) Yayasan Bina Nurul Fikri malam minggu kemarin (27/12) di Tubagus Ismail Bandung dengan topik “Seni [...]

Read Full Post »

Dikutip dari : Pikiran Rakyat, Sabtu, 27 Desember 2008
Enam seniman kota Bandung, dua lingkung seni, dan dua lembaga lainnya yang bergerak dalam bidang pemeliharaan seni dan budaya, serta pengelolaan perpustakaan di Kota Bandung, meraih Anugerah Budaya Kota Bandung 2008 dari Pemerintah Kota Bandung. Penghargaan diberikan oleh wakil wali kota Bandung Ayi Vivananda di Hotel Savoy [...]

Read Full Post »

Older Posts »