Senang tantangan, berpetualang di alam bebas
Dengan hati yang lembut
Kado untuk ulang tahun ke 60
Iwan Abdulrachman
Iwan yang saya kenal sejak mahasiswa adalah sosok pribadi yang unik. Gayanya yang ”nyentrik – anti kemapanan,” namun berhati lembut. Iwan senang menghadapi tantangan alam dengan berjalan kaki dan mendaki gunung, namun bukan kekerasan alam dan rasa jagoan yang dia lukiskan dalam lirik lagunya tetapi justru keakraban dengan alam bebas, kekagumannya atas hutan yang lebat, sawah yang hijau, ladang yang membentang, riakan air sungai, semilirnya angin, dst. Kekaguman inilah yang barangkali di masa ”senjanya”mendekatkan dirinya dengan Sang Pencipta.
Untaian kata-kata dalam lirik lagu yang diciptakannya, merupakan refleksi dari kelembutan hati dan pandangannya tentang alam dan lingkungan. Iwan yang memiliki pergaulan luas, supel dan tetap sederhana walaupun secara ekonomi lebih dari berkecukupan. Iwan juga seorang yang bersahabat dan setia, menjauhkan diri dari keterlibatan konflik dengan siapapun namun tetap kritis. Sederet lagu karya ciptanya menjadi bukti akan keunikan dirinya. Dimana bakti dan kecintaan terhadap almamater, Iwan menganugerahkan karya monumentalnya, Hymne UNPAD yang dikumandangkan pertama kali oleh para mahasiswa di kampus UNPAD pada saat mengiringi prosesi kepergian Rektor UNPAD Prof. Suriaatmadja ke alam baka untuk selamanya.
Selamat untuk Iwan dan keluarga, di usia Anda yang ke 60 semoga Anda tetap mencipta dan berkaya untuk kemaslahatan semua. Amien.
17/8/07
Kusnaka Adimardja
Cigadung, Bandung.
Alhamdulillah, Selamat buat abah iwan, selamat buat kang kusnaka. Dalam hidup yang masih tersisa ini, semoga sukses dan tetap memberi kontribusi kepada bangsa. Wilujeng. Wsww